banyak pula yang mengira uang kertas yang itu dijamin dengan emas. Hampir semua orang awam tidak tahu bahwa uang yang beredar, yang ada di dompet masing-masing, adalah nota utang.
Dan, tentu saja, utang itu berbunga.
Bahkan banyak ustadz yang tidak paham soal ini. Sehingga bersikukuh menghalalkan uang fiat. Bahkan ada seorang ustadz terkenal, entah karena memang naif atau tidak paham atau sebab lain, yang menggunakan logika lucu tentang uang fiat.
Dia mengatakan: “Saudara kita penggerak dinar mengklaim bahwa uang kertas sejatinya hanyalah surat utang. Walaupun demikian belum pernah ada ceritanya mereka mencairkan surat utangnya ke Bank Indonesia yang menerbitkan uang kertas tersebut.
Andai klaim ini benar, maka ada baiknya bila para penggerak dinar membuktikan kepada masyarakat bahwa mereka bisa mencairkan kembali hutang emas itu.” Penjelasan ini, yang mudah dibuktikan pada secarik uang kertas yang jujur, menyebut "Saya brrjanji akan membayar kepada pembawanya saat ditagih sejumlah..." (sesuai nama uangnya pound, rupee, dll), menjawab pernyataan tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar